Breaking News! Seminar Series Kajian Kebijakan Publik (KKP) 5.0 dan Diseminasi KKP 4.0 di Surabaya
Berita ISEI

Hasil Sidang Pleno ISEI XXIII dan Seminar Nasional ISEI Tahun 2023

20 September 2023

Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) telah melaksanakan rangkaian kegiatan Sidang Pleno ISEI XXIII dan Seminar Nasional tahun 2023 di Hotel Mercure Bengkulu, Jumat (15/9). Agenda Sidang Pleno ISEI XXIII mengevaluasi capaian program tahun 2023 dan merumuskan rencana ke depan. Sidang menyepakati laporan Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP-ISEI) dalam hal ini Ketua Umum ISEI, Bendahara Umum, beserta laporan dari keempat bidang ISEI dan Koordinator Wilayah Barat, Tengah, dan Timur atas capaian selama tahun 2022 hingga 2023. Penyampaian capaian masing-masing bidang dan koordinator wilayah merupakan implementasi secara nyata AD/ART ISEI yang forward looking, terstruktur dan terpadu, serta menjadi guidance dalam implementasi baik pengurus pusat maupun daerah. Selain itu, penyampaian laporan tersebut merupakan salah satu upaya penguatan inklusifitas organisasi dan anggota ISEI dengan spirit sinergi ABG (Academic, Business, dan Government).

Pada Sidang Pleno ISEI XXIII, Ketua Bidang II, Dody Budi Waluyo, telah menyerahkan draft buku Kajian Kebijakan Publik (KKP) kepada Ketua Umum PP ISEI sekaligus Gubernur Bank Indonesia, Dr. Perry Warjiyo. Penyerahan ini merupakan bentuk pencapaian salah satu program kerja Bidang II, yaitu merangkum rumusan pemikiran ISEI sebagaimana tertuang dalam buku KKP edisi keempat. Buku tersebut merupakan substansi dari pemikiran-pemikiran ISEI kepada Pemerintah (Pusat dan Daerah), dunia usaha, dan akademisi untuk memperkuat sinergi kebijakan untuk ketahanan dan kebangkitan ekonomi menuju Indonesia Maju.

 Pelaksanaan rangkaian kegiatan Sidang Pleno ISEI XXIII pada Jumat (15/9) tersebut dilanjutkan dengan Seminar Nasional ISEI 2023. Seminar Nasional ISEI 2023 mengangkat tema “Peran ISEI Memperkuat Sinergi Untuk Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Menuju Indonesia Maju” dan dibuka secara langsung oleh Ketua Umum PP ISEI, Dr. Perry Warjiyo. Ketua Umum PP ISEI didampingi oleh Sekretaris Umum ISEI, Dr. Yoga Affandi, Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Anggito Abimanyu, Gubernur Bengkulu, Dr. drh. Rohidin Mersyah, dan Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Retno Agustina Ekaputri. 

Dalam sambutannya, Ketua Umum ISEI, Dr. Perry Warjiyo, menyampaikan ada 7 (tujuh) pencapaian pesat ISEI yang berhasil dicapai selama 2022 hingga 2023, di antaranya: (i) mengimplementasikan secara nyata AD-ART ISEI yang forward looking, terstruktur dan terpadu; (ii) merumuskan pemikiran ISEI lanjutan sebagaimana yang tertuang dalam Buku Kajian Kebijakan Publik (KKP) edisi keempat; (iii) jurnal yang dimiliki ISEI, Jurnal Ekonomi Indonesia (JEI), berhasil mencapai Indeks Nasional Sinta 4; (iv) total pengajuan akreditasi LAMEMBA berhasil mencapai 680 pengajuan pada tahun 2023; (v) ISEI telah mempublikasikan hasil kajian dengan menggunakan Indeks Survei Ekonomi Indonesia (ISEI Index); (vi) ISEI terus mempererat sinergi dan turut berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan nasional maupun internasional; (vii) penguatan inklusifitas organisasi dan anggota ISEI. Selain itu, terdapat 5 (lima) tantangan yang akan dihadapi ke depan dan 5 (lima) strategi pokok ISEI dalam menghadapi tantangan di lingkungan strategis. Selanjutnya, ISEI sebagai organisasi sarjana ekonomi di Indonesia diharapkan dapat terus menggagas pemikiran-pemikiran untuk mendukung ketahanan dan kebangkitan ekonomi nasional.  

Seminar Nasional ISEI 2023 berlangsung selama kurang lebih 2 jam, dipandu oleh moderator kenamaan Timothy Marbun, Jurnalis KompasTV. Seminar Nasional turut menghadirkan narasumber prominent di bidangnya, yakni Wakil Menteri Keuangan, Prof. Suahasil Nazara, Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Alue Dohong, Deputi Bidang Kementerian Investasi, Nurul Ichwan, dan Presiden PT. Visioner Internasional (OVO), Karaniya Dharmasaputra. Topik pembahasan masing-masing narasumber berdasarkan dari 3 (tiga) poin penting yang disampaikan oleh Ketua Umum ISEI untuk mendorong ketahanan dan kebangkitan menuju Indonesia Maju, yaitu: hilirisasi, digitalisasi, serta inklusi dan ekonomi berkelanjutan. Kegiatan ini disambut positif oleh para audiens baik dari perwakilan ISEI seluruh nusantara, akademisi, pemerintahan dan mahasiswa dengan jumlah total peserta mencapai 400 peserta. 

Baca berita terkait:  Siaran Pers: Sidang Pleno ISEI XXIII & Seminar Nasional 2023

Baca berita terkait:  7 Capaian ISEI Dalam Memberikan Kontribusi Perekonomian Nasional