Breaking News! Seminar Nasional: “Strategi, Tantangan dan Peluang Pengembangan UMKM di Era Transformasi Digital”
Berita ISEI

Road To Sidang Pleno Bengkulu

24 August 2023

Peran ISEI Memperkuat Sinergi untuk Ketahanan dan Kebangkitan Ekonomi Menuju Indonesia Maju

#RoadToBengkulu.

Topik Seminar Nasional

Sinergi Kebijakan Nasional
Oleh: Suahasil Nazara, Ph.D 
- Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia

Sinergi bauran kebijakan nasional antar lembaga pemangku kebijakan di Indonesia  perlu terus di dorong untuk meningkatkan ketahanan, pemulihan, dan kebangkitan perekonomian Indonesia menuju visi Indonesia Maju 2045. Urgensi upaya ini semakin meningkat terutama di tengah besarnya tekanan ketidakpastian perekonomian global pascapandemi Covid-19 dan memanasnya kondisi geopolitik antara Rusia-Ukraina. Fenomena ketidakpastian global ini menyebabkan berbagai negara maju melakukan normalisasi kebijakan dan memicu terjadinya inflasi tinggi serta stagflasi sebagai implikasi dari pengetatan kebijakan moneter yang diberlakukan. Oleh karena itu, meningkatnya risiko guncangan perekonomian ke depan membutuhkan bauran kebijakan nasional yang tepat dan bersinergi erat dengan kebijakan ekonomi nasional untuk memperkuat ketahanan serta mempercepat pemulihan dan kebangkitan perekonomian.

Memperkuat Transformasi Sektor Riil
Oleh: Nurul Ichwan, S.E., M.M. - Deputi Bidang Promosi, Kementerian Investasi/BKPM

Pentingnya transformasi sektor riil sebagai kunci pertumbuhan ekonomi nasional dengan penguatan pada hilirisasi, ketahanan pangan dan energi. Berdasarkan tren kondisi perekonomian terkini, Indonesia memiliki peluang untuk menjadi high income country sebelum tahun 2045 apabila berhasil mencapai rata-rata pertumbuhan ekonomi sebesar 6% per tahun. Dalam mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan terobosan pemerintah dalam menghadapi tantangan struktural seperti halnya melalui transformasi sektor riil. Hilirisasi sebagai salah satu bentuk transformasi sektor riil dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas serta nilai tambah sektor ekonomi formal. Pengembangan hilirisasi sektor riil tersebut perlu didukung dengan pasokan energi hijau yang terjangkau sehingga dapat menciptakan ekosistem industri yang kuat. Secara keseluruhan, transformasi sektor riil untuk mengoptimalisasi potensi ekonomi Indonesia memerlukan dukungan dan arah kebijakan yang jelas terutama bagi sektor-sektor prioritas yang dapat memberikan nilai tambah tinggi bagi perekonomian.

Akselerasi Inklusi Ekonomi Digital
Oleh : Karaniya Dharmasaputra, MPP. - President PT Visionet Internasional (OVO)

Perkembangan pesat inovasi digital di berbagai bidang, terutama dimulai saat pandemi Covid-19 di mana digitalisasi merupakan game changer yang menyebabkan roda perekonomian tetap berputar. Urgensi transformasi digital juga semakin diperkuat dengan tingginya potensi nilai ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan dapat mencapai 360 miliar dollar AS pada tahun 2030 seiring dengan penggunaan digital yang semakin meningkat di berbagai wilayah. Lebih dari itu, potensi ini akan dapat dimaksimalkan dengan adanya inklusivitas baik dari sisi ekonomi dan keuangan dari semua agen yang terlibat. Sejauh ini, inklusi ekonomi dan keuangan di Indonesia terus mengalami peningkatan didukung dengan upaya Bank Indonesia dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang kondusif. Adanya akselerasi transformasi digital diharapkan dapat terus meningkatkan inovasi dan membuka jalan bagi inklusi keuangan serta pemulihan ekonomi melalui efisiensi kegiatan ekonomi. 

Mewujudkan Pembangunan Ekonomi yang Berkelanjutan 
Oleh: Alue Dohong, Ph.D - Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia 

Tantangan saat ini tidak hanya pada sektor keuangan, namun juga bagaiaman ekonomi berkelanjutan dapat menopang upaya kebangkitan ekonomi nasional. Hilirisasi dan digitalisasi dalam rangka penguatan ekonomi tersebut tentu ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, kedua hal tersebut juga perlu memperhatikan faktor sosial dan lingkungan agar terdistribusi dengan baik dan ramah iklim untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan. Dalam menghadapi tantangan global saat ini, ekonomi berkelanjutan bukanlah lagi sebuah pilihan, tetapi sebuah keharusan yang memerlukan komitmen bersama, agar generasi mendatang dapat memiliki kesempatan yang lebih baik dalam perekonomian.

Moderator
Jurnalis Kompas TV
Timothy lahir di Lhokseumawe, 21 Maret 1982 pernah tinggal di Oklahoma, Amerika Serikat pada masa kecilnya, sebelum akhirnya menetap di Jakarta. Reputasinya sebagai reporter semakin diakui setelah meliput pergolakan sosial di negara-negara Timur Tengah. Di balik layar, Timothy juga bertindak sebagai Executive Producer di Kompas TV. Beberapa program yang pernah beliau pimpin adalah Berkas Kompas (Investigatif), NewStar (Info), Klik Arbain (Fotografi), dan juga menjadi penanggungjawab tayangan televisi "Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden 2014".

 

 

 

Jadwal Lengkap Sidang Pleno Bengkulu Dapat dilihat disini
Tema Indonesia Maju diangkat pada Sidang Pleno ISEI ke-23 Baca disini
Rangkaian Acara Sidang Pleno ISEI XXIII & Seminar Nasional 2023 Lihat disini