Breaking News! Kunjungan Kerjasama Pemikiran Sumitronomics
Jurnal Ekonomi Indonesia
Paper ilmiah di bidang ekonomi moneter, keuangan, perbankan, regulasi makroprudensial, sistem pembayaran, ekonomi internasional, ekonomi pembangunan, dan pertumbuhan ekonomi.
Prosiding

Prosiding ISEI Industry Matching Proyek Waste -to -Enery Terhadap Ketahanan Energi Nasional

Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) ISEI Industry Matching dengan tema “Proyek Waste- to-Energy terhadap Ketahanan Energi Nasional.”

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) terhadap tantangan global, khususnya tuntutan untuk melakukan transisi energi menuju sumber yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sebagaimana diketahui, Pemerintah Indonesia telah menetapkan komitmen besar untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Komitmen tersebut menuntut adanya transformasi mendasar dalam sistem energi nasional.

Dalam konteks ini, pengembangan energi baru dan terbarukan, termasuk melalui pendekatan Waste-to-Energy (WtE), menjadi bagian penting dari solusi. Pemanfaatan sampah sebagai sumber energi tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ketahanan energi nasional.

Pada tingkat daerah, Kabupaten Banyumas memiliki peluang strategis untuk menjadi bagian dari agenda besar tersebut. Pemerintah Kabupaten Banyumas telah menunjukkan komitmennya melalui pengembangan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), yang nantinya akan kita kunjungi bersama. Fasilitas ini memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan sistem pengelolaan sampah dengan pengembangan energi terbarukan.

Upaya tersebut perlu diperkuat melalui kebijakan daerah yang terintegrasi, mencakup pengelolaan sampah terpadu, pengembangan energi terbarukan, serta inovasi berbasis ekonomi sirkular. Dengan demikian, apa yang kita diskusikan dalam forum 5 ini tidak hanya relevan bagi Kabupaten Banyumas, tetapi juga diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata daerah dalam mendukung ketahanan energi nasional serta pencapaian target net zero emission Indonesia.

Kami juga sangat mengapresiasi agenda kunjungan lapangan ke TPST yang akan dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan perspektif praktis, sehingga terjadi sinergi antara hasil diskusi dalam FGD dengan pengalaman implementasi di lapangan. Kombinasi ini diharapkan dapat menghasilkan best practices yang dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

Akhir kata, kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan ini, khususnya kepada ISEI Pusat atas kepercayaan yang diberikan kepada ISEI Cabang Purwokerto, Bank Indonesia, pemerintah daerah, serta para akademisi dan seluruh pihak terkait yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik.

Semoga forum ini menjadi momentum penting dalam mendorong Kabupaten Banyumas sebagai bagian dari solusi nasional dalam transisi energi menuju masa depan yang berkelanjutan.

Purwokerto, 07 April 2026
Prof. Wiwiek Rabiatul Adawiyah, M. Sc., Ph. D.
Dekan FEB Universitas Jendral Soedirman & Ketua ISEI Cabang Purwokerto